Mengenal Lebih Dekat Tes Bakat

By | August 13, 2016

TES BAKATTes Bakat dan Minat – Kita sering mendengar kata ‘bakat’ pada kehidupan sehari-hari, tapi ketika ada orang lain menanyakan definisi atau pengertian bakat, kita kadang hanya bisa menjawab bahwa bakat itu ya bakat, minat atau kesukaan dan hobby. Dengan jawaban itu kadang orang yang bertanya hanya bisa manggut-manggut mengiyakan tentang arti atau definisi tersebut.

Kenyataan membuktikan bahwa bakat da- pat  didefinikan  sebagai  kemampuan  atau  potensi  yang dimiliki oleh semua orang yang ada di dunia ini. Bakat adalah karunia atau pemberian Allah kepada manusia. Manusia berkewajiban untuk memunculkan, mengasah, mengembangkan pemberian Allah ter- sebut. Hal ini sebagai bentuk syukur kita kepadaNya jika kita bisa mengembangkan bakat tersebut. Bakat juga dapat diartikan sebagai kemampuan bawaan yang dimiliki oleh masing-masing orang/in- dividu.

Konsep bakat muncul karena ketidakpuasan terhadap tes inte- ligensi yang menghasilkan skor tunggal yaitu IQ. Semula IQ inilah yang digunakan sebagai dasar pertimbangan dalam perencanaan di berbagai bidang. Namun IQ tidak dapat memberikan banyak in- formasi, jika ada dua orang mempunyai IQ yang sama, tetapi pres- tasi belajar atau prestasi kerjanya berbeda (Anastasi, 1997). Perlu diketahui tes inteligensi tidak memberikan rekomendasi untuk me- lakukan analisis kemampuan secara diferensial. Oleh karena itu para ahli yang melakukan analisis diferensial tes inteligensi diragukan validitasnya.

Istilah bahasa Inggris bakat disebut talent. Bakat adalah suatu konsistensi karakteristik yang menunjukkan kapasitas seseorang untuk mengetahui, menguasai pengetahuan khusus dengan latihan. Contoh kemampuan berbahasa inggris, kemampuan musikal. Bakat adalah memperkenalkan suatu kondisi di mana menunjukkan po- tensi seseorang untuk menunjukkan kecakapannya dalam bidang tertentu. Perwujudan potensi ini biasanya bergantung pada ke- mampuan belajar indidividu dalam bidang tertentu, motivasi dan kesempatan-kesempatannya untuk memanfaatkan kemampuan ini. Definisi bakat yang ditegakkan dalam koridor gugus utama umumnya mengacu pada dua pemahaman. Bakat adalah bawaan, given from God, dan bakat adalah sesuatu yang dilatih. Yakin dan percayalah bahwa setiap insan di muka bumi ini telah memiliki bakat berupa anugerah dari Sang Maha Kuasa.

Tujuanmengetahui bakat adalah untuk dapatmelakukandiagn- osis dan prediksi. Tujuan mengetahui bakat yang pertama adalah untuk melakukan diagnosis, dengan mengetahui bakat seseorang maka akan dipahami potensi yang ada pada diri seseorang. Dengan demikian dapat membantu untuk menganalisis permasalahan yang dihadapi testee di masa kini secara lebih cermat. Permasalahan itu baik dalam pendidikan, klinis maupun industri. Dengan bantuan tes bakat ini maka diharapkan psikolog dapat memberikan suatu treatment yang tepat bagi kliennya.

Tujuan mengetahui bakat yang kedua untuk prediksi, yaitu untuk memprediksi kemungkinan kesuksesan atau kegagalan sese- orang dalam bidang tertentu di masa depan. Prediksi meliputi se- leksi, penempatan, dan klasifikasi. Pada dasarnya prediksi adalah mempertemukan potensi seseorang dengan persyaratan yang di- tuntut oleh suatu lembaga.

Faktor-faktor yang mempengaruhi bakat ada dua yaitu faktor internal dan faktor eksternal.

  1. faktor internal, yang meliputi faktor kematangan fisik/kede- wasaan biologis. Kematangan juga terjadi dalam segi mental psikologisnya, artinya bahwa makin orang dapat mencapai ke- matangan fisik dan mental maka bakatnya juga akan mengalami perkembangan.
  2. faktor eksternal, yang meliputi lingkungan dan pengalaman. Lingkungan yang baik akan menunjukkan perkembangan bakat- bakat yang ada pada individu yang

Bakat seseorang dapat diukur dengan tes bakat. Tes bakat ada- lah tes yang dirancang untuk mengukur kemampuan potensial se- seorang dalam suatu jenis aktivitas dispesialisasikan dan dalam rentangan tertentu. Tes bakat adalah tes kemampuan khusus disebut juga tes perbedaan individual, tes yang terpisah (separated test). Karena bakat menunjukkan keunggulan atau keistimewaan kemampuan khusus tadi, maka tes bakat dapat juga disebut tes batas kemampuan (power ability test) atau disebut differential aptitude test (Anastasi, 1997).

Faktor-faktor yang diungkap oleh tes bakat yaitu ;

  1. kemampuan verbal, adalah kemampuan memahami dan meng- gunakan bahasa baik secara lisan atau
  2. kemampuan numerical, adalah kemampuan ketepatan dan ke- telitian memecahkan problem aritmatik/konsep dasar berhi- tung.
  3. kemampuan spatial, adalah kemampuan merancang suatu ben- da secara
  4. kemampuan perceptual, adalah kemampuan mengamati dan memahami gambar dua dimensi menjadi bentuk tiga
  5. kemampuan reasoning, adalah kemampuan memecahkan suatu
  6. kemampuan mekanik, adalah kemampuan memahami dua konsep mekanik dan
  7. kemampuan memory, adalah kemampuan
  8. kemampuan clerical, adalah kemampuan bekerja di bidang ad- ministrasi.
  9. Kreativitas, adalah kemampuan menghasilkan sesuatu yang baru dan menunjukkan hal yang tidak biasa/istimewa.
  10. kecepatan kerja, adalah kemampuan bekerja secara cepat ter- utama untuk pekerjan yang
  11. ketelitian kerja, adalah kemampuan bekerja secara
  12. ketahanan kerja, adalah kemampuan bekerja secara

DOWNLOAD EBOOK PANDUAN SKORING PSIKOTES GRATIS

tes bakat, tes minat, tes bakat dan minat, tes rmib, tes kraeplin, tes bakat skolastik, alat tes psikologi, jenis alat tes psikologi, fungsi alat tes psikologi, alat tes psikologi industri, alat tes psikologi rekrutmen karyawan

Leave a Reply